Tenang, Contoh Hadapi Kebakaran Dari Jepang!

Jepang. Mendengar kata itu pasti kalian sudah bosen kan? Lagi-lagi Jepang yang dijadikan sebagai contoh dalam kesiapsiagaan pengurangan risiko bencana. Kali ini kesiapsiagaan yang dilakukan oleh masyarakat Jepang dalam pengurangan risiko bencana kebakaran di rumah. Dari negeri Sakura ini, kita bisa mencontoh masyarakat Desa Shirakawa dan Kota Takayama di Jepang.

Jadi, masyarakat sana itu di depan bangunan utamanya dibuat ‘pondok kecil’ yang menyimpan perlengkapan pemadaman kebakaran. Misalnya saja berupa pompa atau water jet yang mengarah ke bangunan. Pondok kecil ini didesain sedemikian rupa dengan penutup seperti atap dengan sistem buka tutup. Nantinya begitu terjadi bencana kebakaran, atap dibuka dan akan terlihat pompa yang mengarah ke bangunan utama.

Dalam kawasan ini terdapat penampungan air (water reservoir) dan pipa bawah tanah untuk mengalirkan air ke pondok kecil tersebut. Hal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan mereka terhadap bencana kebakaran dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Kesiapsiagaan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko yang mungkin terjadi seperti menjalarnya api ke bangunan lain.

Demikian juga dilakukan dengan Kota tua Takayama di Prefektur Gifu, Jepang. Di kawasan ini terdapat bangunan khas Jepang dengan struktur kayu berupa rumah tua, toko, kedai kopi dan sake yang berjejer secara teratur di sisi jalan.

Baca juga : DAUR ULANG ‘SANG PEMBUAT ONAR’ VERSI NEGERI SAKURA

Kota Takayama ini ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai kawasan pelestarian bangunan bersejarah (Important Preservation Districts for Groups of Historic Buildings). Seperti yang sudah kita ketahui kalau negara Jepang ini memiliki luas negara yang seidikit. Makanya banyak kota tradisional di Jepang dibangun dengan ruang jalan yang sempit, sehingga mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk. Sama ya dengan negara kita ini!

Oleh karena itu, ada ruangan tertentu di setiap rumah dimana dipasang perlengkapan pemadam kebakaran, seperti selang kebakaran dan peralatan penyimpanan air. Jadi, jika terjadi kebakaran, masyarakat sudah memahami prosedur pemadaman kebakaran yang harus dilakukan.  

Hebat banget ya Disasterizen? Jadi bukan hanya pemerintahnya saja, masyarakatnya pun ikut turut adil melakukan antisipasi kebakaran rumah yang terjadi. Tapi, kira-kira bisa tidak ya Indonesia melakukan hal yang sama seperti di Jepang? Bisa pastinya dong ya, apalagi barang yang digunakan mudah digunakan! Yuk mulai! (MA)

Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan