Wisata Tangkuban Parahu

Tangkuban Parahu Normal, Kini Wisata Dibuka Kembali

Beberapa saat lalu Gunung Tangkuban Parahu sedang mengalami erupsi. Namun jangan khawatir lagi ya Disasterizen! Karena Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan kalau saat ini status gunung sudah normal. Alhamdulilah!

Hal ini berdasarkan dari hasil pemantauan Pos Pantau Gunung Tangkuban Parahu, pada Minggu malam, pukul 19.45 WIB. Meskipun begitu, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk terus tetap waspada dan siaga bila sewaktu-waktu terjadi erupsi kembali.

Tetapi PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menghimbau kepada masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari Kawah Ratu, ini hanya bersifat sementara. Walaupun aktivitas Gunung Tangkuban Parahu menurun, masih terekam kegempaan tremor yang artinya kondisi masih belum stabil seperti kondisi semula sebelum terjadinya erupsi.

BPBD Jawa Barat akan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat juga dengan BPBD Kabupaten Subang tetap melaksanakan piket siaga darurat dari erupsi Gunung Tangkuban Parahu, pasca terjadinya erupsi gunung.

Baca juga : MENGERIKAN, DIBALIK LAGU SERAT SRINATA

Seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com, Direktur PT Graha Rani Putra Persada yaitu pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu, Putra Kaban mengatakan kalau pihaknya akan membuka kembali tempat wisata tersebut untuk umum mulai hari ini (29/7).

Pihak pengelola wisata mengizinkan para pedagang untuk menata kembali kiosnya setelah semua area di Gunung Tangkuban Parahu sudah bersih dari abu vulkanik. Se  lain itu, pihaknya  tetap berkoordinasi dengan pihak PVMBG untuk terus memantau aktivitas dari Gunung Tangkuban Parahu.

Berdasarkan coraknya, erupsi Gunung Tangkuban Parahu dapat dibagi tiga fasa yaitu:

  • Fasa eksplosif yang menghasilkan piroklastik (alah satu hasil letusan gunung berapi yang bergerak dengan cepat dan terdiri dari gas panas, abu vulkanik, dan bebatuan) dan mengakibatkan terjadinya lahar.
  • Fasa efusif yang menghasilkan banyak aliran lava berkomposisi andesit basaltis (batuan vulkanik).
  • Fasa pembentukan/pertumbuhan Tangkuban Parahu sekarang umumnya eksplosif (mudah meletus) kecil-kecil dan kadang diselingi letusan freatik.

Sumber : CNNIndonesia & Liputan6.com