kincir air

Sosok Kincir Air Ajaib yang Menangkis Kekhawatiran Petani

Indonesia memang sedang mengalami musim kemarau yang panjang saat ini. Bahkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) sudah memperingatkan kita akan kemarau yang akan datang!

Namun, ini bukan suatu penghalang bagi petani Sukasirna, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Para petani ini membuat kincir air untuk mengairi sawah mereka yang dipasang di aliran sungai Citanduy.

Kincir air ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar bambu. Lagi-lagi bambu ya Disasterizen! Mereka membuat kincir air yang terbuat dari bambu ini sebanyak 8 buah. Dengan kincir air tersebut, air sungai Citanduy disalurkan untuk mengairi puluhan hektare area persawahan. Kincir air ini dibuat oleh warga setiap musim kemarau datang!

Baca juga : Bambu Sang Kesatria

Dodo Hadori, salah satu petani Desa Manggungsari mengatakan, walaupun ada dua irigasi di wilayah mereka. Tapi, saat musim kemarau air sulit didapatkan. Akhirnya, para petani bersepakat memanfaatkan sumber air dari sungai Citanduy yang masih deras dengan bantuan kincir air.

Irigasi ada, tapi kalau kemarau mah airnya kering. Kita bergotong royong sama-sama, bahannya bambu dan kayu. Jadi, pengairan dibantu sama kincir,” papar Dodo.

Dari kincir air ini, manfaat dapat dirasakan oleh para petani. Area persawahan tetap terairi meskipun sedang musim kemarau. Ini juga diakui oleh salah seorang perati, Omni Romli.

Alhamdulilah manfaat ada kincir air. Jadi, tidak khawatir gagal panen. Kalau perawatan ya sama petani juga,” papar Omni.

Kincir air ini sangat membantu, karena terhindar dari kecemasan gagal panen. Serta, pengairan di area persawahan menjadi lebih murah dan efektif jika dibandingkan dengan menggunakan mesin pompa yang mana membutuhkan bahan bakar.

Baca juga : Ekspedisi Gempa Purba

Sumber : ayobandung.com