Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan 2021 SILSK

SIAGABENCANA.COM – Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan 2021 telah dilaksanakan sejak Rabu (13/10/21) hingga Kamis (14/10/21) dengan mengusung tema “Literasi Sejarah Kebencanaan sebagai Warisan Ketangguhan Masa Lalu, Kini, dan Nanti”. Acara ini merupakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana 2021 dan Kota Ambon diplot sebagai tuan rumah seminar yang berlangsung secara hybrid (luring dan daring).

Acara ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerjasama dengan para stakeholder terkait, seperti Perpustakaan Nasional, Arsip Nasional, U-Inspire Indonesia, dan juga didukung Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, sejumlah perguruan tinggi, dan ikatan ahli bencana Indonesia dengan menghadirkan para pakar, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam acara tersebut, terdapat beberapa webinar yang diselenggarakan dalam beberapa sesi. Selain itu terdapat side event, yakni lomba penulisan artikel sejarah kebencanaan dengan kategori SD dan Umum, lomba story map, dan lomba poster ilmiah digital.

Pemenang Artikel Sejarah Kebencanaan (Kategori Sekolah Dasar)

  • Fathiyya Nurul Izzati (Juara 1)

Pembimbing : Pipit Rohanah

Judul : Menelusuri Jejak Gempa Bumi dan Tsunami Aceh Tahun 2004

  • Suheyl Fackhurrahman (Juara 2)

Pembimbing : Anjaniar, S.Pd

Judul : Bencana Krakatau 1883

  • Shafira Nova Salsabila (Juara 3)

Pembimbing : Sayyidah Nuriyah

Judul : Bencana Melahirkan Karya Lagu 

Pemenang Artikel Sejarah Kebencanaan (Kategori Umum)

  • Sindy Aritonang (Juara 1)

Judul : Ketika Prangko Ingin Berkisah : Secarik Warisan Ingatan dan Harapan Sejarah Kebencanaan

  • Krisnanda Theo Primaditya (Juara 2)

Judul : Usaha Penanggulangan Banjir di Surakarta Masa Kolonial

  • Mochamad Riduwan, M. Pd. (Juara 3)

Judul : Bendungan Airlangga Bukti Ketangguhan Masa Lalu untuk Masa Kini

Pemenang Lomba Poster Ilmiah Digital

  • Sahmu Hidayat (Juara 1)

Universitas Gadjah Mada

Judul : Citraleko Bencana : Menggali Memori Kolektif Kebencanaan dalam Naskah Jawa

  • Rizki Fausta (Juara 2)

Universitas Brawijaya

Judul : 7 Gempa Terbesar di Indonesia dalam 100 Tahun Terakhir

  • Aisyah Qurrata’aini & Naufal Nurmahdi (Juara 3)

Institut Teknologi Bandung

Judul : Smong : Peran Warisan Budaya Terhadap Kesiapan Bencana di Masyarakat

Pemenang Lomba Story Map

  • Siti Chikal Azizah (Juara 1)

Sleman- DIY

Judul : Volcano, I Lava You : Menelisik Eksistensi Gunung Api di Indonesia 

  • Galuh Qori’ah Fahmah Suratno, Zikri Puja Abdullah, Nur Rahmah Putri W (Juara 2)

Banda Aceh

Judul : Menelusuri Tsunami Aceh 2004

  • Affan Rivaldi, Dyah Setya Haningrum, Wening Aisyah Fauziana Koman (Juara 3)

Semarang – Jawa Tengah

Judul : Rahasia Tersembunyi Gunung Kraktau

Di penutupan Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan 2021, Gubenur Maluku, Murad Ismail meminta kepada BNPB maupun Perpustakaan Nasional dan Arsip Nasional Republik Indonesia untuk membantu literasi kebencanaan di provinsi tersebut melalui arsip naskah kuno. 

Kami berharap BNPB, Perpusnas maupun ANRI dalam membantu proses literasi Maluku. Jika ada literatur, naskah kuno dan catatan sejarah lainnya tentang kebencanaan di Maluku, kiranya dapat dibagikan sehingga menjadi arsip Perpustakaan di daerah ini,” kata Gubernur Maluku pada penutupan seminar internasional literasi sejarah kegempaan di Ambon, Kamis (14/10/2021).

Kegiatan ini menjadi momentum perkembangan literasi kebencanaan di Indonesia, karena pengetahuan tentang sejarah kebencanaan masih sangat minim di kalangan masyarakat. Kita tidak boleh melupakan sejarah. Karena dari sejarah kita bisa belajar dan melakukan mitigasi dari kejadian masa lampau. (MA)