Saatnya Mengganti Sikat Gigi Ramah Lingkungan

Menyikat gigi adalah sebuah kegiatan rutin yang dilakukan oleh setiap orang di muka bumi ini. Tanpa kita sadari sikat gigi adalah benda yang paling dibutuhkan dan akan menjadi limbah yang terus menumpuk. Karena sikat gigi harus diganti setiap 3 bulan sekali, ya kan? Kalau begitu kita mesti gimana nih?

Tenang Disasterizen, untuk menyiasati masalah tersebut National Geographic Indonesia berkolaborasi dengan Pepsodent membuat sikat gigi yang ramah lingkungan. Sikat gigi ini terbuat dari 100% gagang bambu, Sobat Disasterizen.

Dalam acara peluncuran produk sikat gigi Pepsodent Naturala Bambu di Jakarta (13/11), Head of Marketing Oral Care PT Unilever Indonesia, Fiona Anjani Foebe mengatakan alasan dari pembuatan sikat gigi ramah lingkungan adalah untuk mengurangi penggunaan produk berbahan plastik dan mengajak masyarakat Indonesia peduli terhadap lingkungan dan alam dengan gerakan #SenyumkanBumi.

Sumber : Markettrack.id

Fiona melanjutkan bahwa Pepsodent memiliki komitmen dalam mengurangi setengah proyeknya dalam pemakaian plastik. Termasuk juga pendaurulangan kemasan plastik sikat gigi dengan menyediakan 60 ‘drop box’ pada gerai Watsons di Jakarta, Bandung, Surabaya, serta Kalimantan dan Bali. Ini mulai dilakukan pada tanggal 1 Desember 2019 mendatang.

Baca juga : MENGULIK SEJARAH LAHIRNYA DANAU TOBA

Nah, sikat gigi yang terdapat di drop box tersebut, akan didaur ulang ini nantinya dan dijadikan meja lipat, kemudian disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan. “Dengan drop box yang akan disediakan Pepsodent, kami akan mengumpulkan sikat gigi plastik tersebut dan berikan kepada komunitas Kertabumi untuk didaur ulang menjadi meja lipat,” ucap Didi.

Wah, semoga kedepannya produsen lainnya bisa ikut turut serta dalam pengurangan sampah plastik ya Sobat Disasterizen! Mulai dari sekarang, yuk mulai kurangi sampah dengan langkah kecil! (MA)