Ternyata Tsunami Di Danau Itu Ada

Ternyata Tsunami Di Danau Itu Ada

Danau LIndu, Sulawesi. Sumber: ksmtour.com

Tsunami yang biasa kita kenalkan, biasanya terjadi di bawah laut ya Disasterizen. Tapi apakah kamu tahu kalau tsunami juga bisa terjadi di danau? Ternyata bisa lho, tsunami terjadi di danau. Langsung aja yuk simak penjelasannya!

Tsunami Di Danau

Beberapa ilmuan dan kesaksian masyarakat mengatakan kalau tsunami bisa terjadi di danau. Hal ini umumnya terjadi pada danau tektonik dan bisa dipicu oleh longsor atau gempabumi yang berpusat di danau. Nah, danau yang terbentuk karena proses tektonik ini biasanya sering mengalami gempabumi dan titik gempa ini berada di dasar danau.

Gempabumi disebabkan oleh Sesar Naik (Thrust Fault) atau Sesar Turun (Normal Fault) di danau. Gempa yang berkekuatan besar atau sedang (biasanya M 5) dapat memindahkan air danau dan bisa menyebabkan tsunami.

Tetapi gempabumi akibat dari Sesar Geser (strike-slip fault), tidak menyebabkan tsunami. Hal ini disebabkan tidak adanya perpindahan dalam gerakan patahan yang tidak mengakibatkan perpindahan air. Namun sayangnya, gempabumi akibat dari Sesar Geser dapat menimbulkan longsor yang kemudian bisa memicu tsunami di danau.

Baca juga : GUA EEK LUNTIE BUKTI TSUNAMI PURBA LAINNYA

Bukti Nyata Tsunami Danau

Butuh bukti contohnya? Ada! Yaitu pada Danau Lindu di Sulawesi Tengah. Berdasarkan sains, sejarah, dan kesaksian warga kalau di Danau Lindu ini pernah terjadi tsunami. Kata Lindu sendiri kalau dalam Bahasa Suku Kaili adalah Gempa. Gempabumi yang terjadi di tahun 1909 ini menyebabkan terjadinya gelombang air besar atau tsunami di Danau Lindu, berdasarkan laporan Abendanon (1917).

Gempa yang terjadi saat itu telah menghasilkan guncangan-guncangan mulai dari bulan Februari hingga akhir Juli 1909. Guncangan di bulan Juli ini terasa hingga ke Donggala pada tanggal 18 Maret 1909.

Akibat dari peristiwa tersebut, Desa Lemo hingga Bolapapoe ini hampir seluruh rumah roboh dan kerusakan yang ditimbulkan sangat parah. Sehingga desa itu ditinggalkan, menjadi desa yang mati dan hilang perlahan-lahan, tertututpi oleh tanaman hingga tidak berbekas.

Melihat yang ditimbulkan dari peristiwa ini begitu parah, berarti tsunami yang terjadi di danau tidak kalah mengerikannya dengan yang terjadi di bawah laut. Serta, kalau mengingat objek wisata di danau saat ini juga sudah banyak, maka perlu untuk kita kesiapsiagaan. Seperti apakah kesiapsiagaan yang harus kita lakukan? Cek di artikel ini!

Sumber: Kumparan.com

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar