STOP DISKRIMINASI, KELUARGA COVID-19 BUKANLAH MONSTER

STOP DISKRIMINASI, KELUARGA COVID-19 BUKANLAH MONSTER

Sumber : covid-19.go.id

Banyak berita beredar di media, kalau banyak warga yang merasa resah, panik, bahkan hingga menolak dan mengusir seseorang yang positif terkena virus corona di daerahnya. Namun hal ini amat disayangkan. Seharusnya kita sebagai tetangga, harus memberi semangat dan kasih sayang kepada korban agar semakin bersemangat untuk sembuh. Tolong menolong memang menjadikan kita lebih kuat menghadapi wabah ini.

Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh yang bisa kalian tiru saat ada tetanggamu yang ternyata positif terkena virus corona. Yuk simak!

  • Cimahi

Setelah sejumlah warga Perumahan Cipageran Cimahi mengikuti Rapid Test. Beredar kabar di WAG ada keluarga positif virus corona. Warga Cipageran Asri bukannya panik membabi-buta, mereka justru gotong royong memberikan dukungan moril hingga suplai makanan untuk keluarga yang tengah isolasi mandiri tersebut.

  • Bali

Contoh lainnya adalah Keranjang Solidaritas. Warga Banjar Padang Tawang di Kuta Utara, Bali membuat keranjang solidaritas untuk membantu mereka yang sedang membutuhkan bahan makanan pokok. Sebab, wabah COVID-19 telah mengganggu mata pencaharian sebagian warga.

  • Bantul, Yogyakarta

Penolong terdekat kita adalah tetangga. Di saat wabah, tetangga harus saling membantu agar tidak ada keluarga yang terpuruk. Gerakan Mandiri Saling Bantu Antar Tetangga di Gemuk Indah, Desa Ngestiharjo, Bantul, Yogyakarta mengambil semangat tolong menolong antar tetangga, khususnya untuk mengamankan ketersediaan pangan dan alat kebersihan.

Dimulai 3 April 2020, pengurus RT dan PKK bergerak mengumpulkan donasi uang, bahan pangan dan alat kebersihan. Dari pendataan didapat 33 rumah tangga rentan yang perlu mendapat bantuan pangan, alat kebersihan, maupuan edukasi. Dengan adanya gerakan tersebut, diharapkan bisa membantu keluarga yang membutuhkan.

  • Aceh

Contoh lainnya adalah warga Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Warga Kopelma Darussalam bergerak cepat melakukan penggalangan dana. Dana terkumpul dibelikan paket sembako untuk pedagang kecil, tukang parkir, buruh kasar, tukang rumput, tukang cuci pakaian, penjual kue dan penyandang disabilitas. Total 74 orang menerima paket untuk membantu mereka bertahan selama wabah.

Sambil menyampaikan bantuan, warga mengedukasi penerima tentang pencegahan penyebaran virus dengan tetap dirumah saja, sering mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak aman (lebih dari 1 meter), menghindari keramaian, serta tidak panik dan tetap tenang.

  • Jakarta

Setiap hari sejak akhir Maret, Pak Sudirman, Pak RT di daerah Tambora, Jakarta Barat memeriksa kesehatan warganya. Warga diukur suhu tubuhnya, agar bila ada yang mengalami gejala, Pak Sudirman bisa segera mengontak tenaga kesehatan. Untuk mencegah penyebaran virus. Pak RT juga menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun di pintu masuk kampung. (MA)

 

Sumber : Covid-19.go.id

 

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar