IDA Camp Mencetak Agen Adaptasi Bencana Indonesia

IDA Camp Mencetak Agen Adaptasi Bencana Indonesia

SIAGABENCANA.COM - Indonesia Disaster Adaptive (IDA), bekerja sama dengan Sakoladesa.id dan Yayasan Lidzikri, serta didukung oleh Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN), dan lebih dari 20 komunitas, lembaga, yayasan, media dan perusahaan dalam Tim Gabungan IDA menggelar acara Kemah Siaga Indonesia Adaptasi Bencana pada 17-18 Desember 2022 di Garut, Jawa Barat. 

Kemah Siaga Adaptasi Bencana Indonesia (IDA Camp) juga didukung oleh Nuswantara Muda, Sumedang Community, Perhimpunan Anak Desa Indonesia (PADI), Forum UMKM Nuswantara (FUN), FUN Terapis Herbalis, Masyarakat Kuliner Nuswantara (MAKAN), Masyarakat Kopi dan Tembakau Bandung Raya (MASKOBAR), SiagaBencana.com, U-INSPIRE Indonesia, Swaraloka Nusantara, Gerakan 24 Peduli, DEWI EKA, The Healers, Rumah Makan Ponyo, Asri Lestari Nusantara, BINGKAI, Sucks Burger, Al-Kautsar Tanggap Bencana (ATB), dan juga FOKUS (Forum Komunikasi Siswa) Kota Bandung. 

Acara tersebut bertujuan untuk mengajak para pemuda pewaris budaya nusantara, untuk mewujudkan Indonesia adaptasi bencana dengan paripurna. Acara tersebut pun berhasil mencetak Relawan Pelopor Adaptasi Bencana Indonesia. 

“Alhamdulillah, IDA Camp telah tuntas digelar pada hari Sabtu dan MInggu tanggal 17 dan 18 Desember 2022 kemarin, tepatnya di Area SOR R.A.A Adiwijaya Kabupaten Garut, dan sesuai output yang diharapkan, telah berhasil mencetak sekitar ratusan relawan yang telah berkomitmen untuk mendukung percepatan Adaptasi Bencana Indonesia, dimana berasal dari berbagai elemen komunitas dan golongan.” tutur dr. Ahmad pada Senin kemarin (19/12/22). 

Terdapat satu regu relawan Search and Rescue (SAR) dari Kabupaten Sumedang, satu regu Pramuka dari SMK Karya Putra Manggala Kabupaten Tasikmalaya, satu regu mahasiswa dari BINGKAI jurusan Bimbingan Konseling Islam, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dua regu siswa-siswi SMK dan SMA dari Forum Komunikasi Siswa (FOKUS) Kota Bandung, satu regu Media Kampus Bandung Oke TV (BOT) UIN Sunan Gunung Jati Bandung, satu regu pemuda dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Garut, serta beberapa relawan dari Kabupaten Subang, Kota Cimahi, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya dan juga berbagai Kota Kabupaten lainnya di Jawa Barat.

Ada berbagai kegiatan di dalam acara tersebut. IDA Camp dibuka pada hari Sabtu dengan Apel Pembukaan yang dihadiri oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, yang diwakili oleh Kepala Badan Pelestari Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat, Jumhari S.S., M.Hum, Pangdam III:Siliwangi yang diwakili oleh Kasdim 0611 Garut, Mayor Inf Kurniadi, Kapolres Garut yang diwakili oleh Wakapolres, Kompol Yopi Mulyawan, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, serta perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. 

Kemudian Apel dilanjutkan dengan materi “Adaptasi Bencana dalam Perspektif Sejarah dan Warisan Budaya Nuswantara”, yang disampaikan oleh Kepala BPNB Jawa Barat, Jumhari S.S, M.Hum., serta dilanjutkan dengan pembukaan IDA Camp dan pengarahan oleh PANGDAM III Siliwangi yang diwakili oleh Kasdim 0611 Garut. 

Acara dilanjutkan dengan materi pengantar IDA yang disampaikan oleh Pembina IDA, Abah Soma Suparsa, bapak para relawan kebencanaan di Jawa Barat. Materi berisi proses alam yang mempengaruhi bencana, kesiapsiagaan bencana, manajemen kebencanaan, serta materi pembuatan SOP dan pembentukan Satgas Kebencanaan di lingkungan terdekat para relawan. 

Materi selanjutnya dibawakan oleh Saena Sabrina, Content Director & Editor SiagaBencana.com. Materi yang diberikan kepada peserta berisikan proses alam, Sesar Lembang, sampai dengan materi dasar kesiapsiagaan.

Saena Sabrina memerikan pemaparan di IDA Camp.

Tak lupa, Aan Anugrah dari U-INSPIRE Indonesia chapter Jawa Barat memberikan materi lanjutan berupa Kesiapsiagaan dan Manajemen Bencana di Kampus. Materi tersebut nantinya diharapkan dapat membentuk gugus tugas di sekolah/kampus di wilayah Bandung dan sekitarnya. Selain itu, kedepannya ada pelatihan-pelatihan untuk mereka secara bertahap. 

Aan Nugraha memberikan pemaparan di IDA Camp.

IDA Camp ditutup dengan penyepakatan komitmen bersama dari para relawan, serta penentuan resolusi IDA. Yang mana resolusi ini akan disosialisasikan ke seluruh elemen hexahelix, utamanya dalam lingkup Jawa Barat dan nasional. Diharapkan gerakan ini dapat menjadi bola salju yang akan bergulir semakin besar ke depannya. 

FOTO : IDA Camp

IDA Camp ditutup dengan pengarahan dan do’a bersama yang dipimpin oleh Rais Aan JATMAN, yang diwakili oleh Sekjen Idaroh Aaliyah JATMAN, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag. (MA)



Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar