Desa Bebas dari Si Jago Merah

Desa Bebas dari Si Jago Merah

Sumber : Goodnews.com

Kebakaran hutan sering kali menghampiri Indonesia, misalnya saja yang terjadi sekarang ini di Jambi. Akibat dari kebakaran hutan, salah satu anggota Manggala Agni meninggal dunia saat bertugas memadamkan api di Jambi. Selain itu, Indonesia pun juga mengalami kerugian yang cukup besar lho menurut Bank Dunia akibat ulah Si Jago Merah.

Banyak faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan, misalnya aja karena musim kemarau yang panjang atau akibat ulah manusia yang membuka lahan dengan cara dibakar. Makanya nih kita perlu mengurangi itu semua, kalau begini terus kan yang rugi juga kita sendiri. Lalu, bagaimana ya caranya?

Salah satu cara mengurangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan adalah Desa Bebas Api! Desa bebas api ini adalah salah satu program yang dibuat oleh PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan unit bisnis APRIL Group pada tahun 2015. Program ini juga didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Desa bebas api merupakan program dalam pencegahan kebakaran yang tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dari dampak negatif yang ditimbulkan jika terjadi kebakaran hutan.

Program desa bebas api ini terdiri dari tiga tahap yang mendukung masyarakat sekitar untuk terus meningkatkan kemampuan sosial dan ekonomi tanpa menggunakan metode tradisional lagi, yaitu membuka lahan dengan membakar. Nah, tiga tahap tersebut yaitu, Desa Peduli Api, Desa Bebas Api, dan Desa Tangguh Api. Kaya gimana ya Sob maksudnya?

Baca juga : DI BALIK SISI NILAI LELUHUR SUMATERA BARAT

  • Desa Peduli Api

Jadi begini, desa peduli api ini merupakan tahap pertama dari program desa bebas api. Di sini, perusahaan memperkenalkan konsep bebas api itu seperti apa. Serta memperkenalkan program ini melalui berbagai kegiatan yang tentunya melibatkan masyarakat dalam kesadaran menjaga hutan.

  • Desa Bebas Api

Di tahap kedua ini, berfokus dalam melatih dan mendukung agar masyarakat tidak membakar lahan dengan sembarangan. Desa yang mengikuti akan mendapat penghargaan berupa dana pembangunan desa, jika mereka sukses dalam mencapai target tidak ada kebakaran hutan.

Selain itu, ada beberapa orang dari masyarakat desa yang direkrut dan akan dilatih sebagai pemimpin kru tim kebakaran. Tugas utama mereka adalah mencegah kebakaran melalui sosialisasi sekaligus menjadi petugas pemadam api di desanya. Perusahaan juga akan memberikan bantuan kepada desa, misalnya seperti menyediakan alat untuk membuka lahan yang diperlukan oleh masyarakat.

  • Desa Tangguh Api

Desa tangguh api ini adalah desa yang sudah lulus dari tahap desa bebas api selama dua tahun, yang nantinya akan mendapatkan penghargaan. Desa yang tidak berkesempatan mendapatkan penghargaan atau hadiah, bisa tetap ikut terlibat dengan tim pengelolaan kebakaran.

Tuh kan dengan adanya program ini, semoga masyarakat semakin sadar akan lingkungan. Semakin berkurang juga kebakaran yang terjadi nantinya. Kuy majukan desa bebas api ini sebagai langkah awal dalam pengurangan risiko terjadinya kebakaran hutan! (MA)

Sumber : April Group& BNPB

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar