4 Cuaca Gila yang Terjadi Di Planet Lain

4 Cuaca Gila yang Terjadi Di Planet Lain

Planet Mars. Sumber: Shutterstock.

Betapa beruntungnya kita tinggal dan hidup di planet Bumi. Kehidupan dan lingkungan di Bumi memang paling nyaman, unik dan menarik, begitupun juga dengan cuaca yang terjadi.

Namun, Disasterinzen tahu tidak bahwa planet lain telah mengalami berbagai macam cuaca yang gila, lho! Kepo dengan cuaca macam apa sih yang terjadi di planet lain? Berikut 4 cuaca gila yang terjadi di planet lain!

Hujan Asam di Venus

Planet Venus. Sumber: Pixabay.

Venus terkenal sebagai lingkungan yang paling tidak ramah di tata surya. Planet Venus memiliki permukaan terpanas dari planet manapun dan tidak mendapatkan banyak sinar matahari karena lapisan awannya yang sangat padat.

Selain itu, sering terjadi hujan asam serta awan terbuat dari asam sulfat yang terbentuk ketika air di atmosfer bergabung dengan sulfur dioksida. Jadi, setiap pengunjung yang datang dan terkena akan hancur.

Fierce Dust Storms di Mars

Planet Mars. Sumber: Pixabay.

Mars adalah planet terdekat dengan Bumi. Planet ini yang sering disebut-sebut akan menjadi pengganti Bumi. Namun, ternyata Mars memiliki cuaca yang ekstrem, misalkan saja Fierce Dust Storms.

Fierce Dust Storms atau badai debu di planet Mars diketahui menghempaskan debu ke bagian seluruh belahan Mars. Meskipun demikian, Mars memiliki musim dan cuaca yang sedikit mirip dengan Bumi.

Angin Supersonik di Neptunus

Planet Neptunus. Sumber: NASA.

Planet terbesar di tata surya ini ternyata memiliki cuaca yang cukup ekstrem. Misalkan saja, angin supersonik yang kecepatannya lebih dari 1.500 mil per jam (2400 kph) sehingga menyebabkan panas-dingin yang cepat dan sering mengalami badai. Oleh sebab itu, Neptunus adalah planet paling berangin di tata surya.

Bintik Merah di Jupiter

Planet Jupiter. Sumber: Ukstillalive

Jupiter adalah planet raksasa gas dalam tata surya. Jadi jangan heran planet Jupiter adalah salah satu yang memiliki cuaca ekstrem. Jupiter mengalami Bintik merah, yaitu daerah bertekanan tinggi yang bertahan di atmosfer dan menyebabkan badai antisiklon.

Bintik merah yang terjadi di Jupiter ini diperkirakan pernah mencapai empat kali lipat lebih besar daripada Bumi. Nah, hal inilah kita tidak bisa mendarat atau bahkan mengijakan kaki dipermukaan planet Jupiter. Tetapi, jika kamu tetapi ingin mencobanya maka bersiap-siap terjun langsung ke inti Jupiter.  (MA)

Sumber: earthlyuniverse.com

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar