Coronavirus dan Dampaknya di Dunia Sepak Bola

Coronavirus dan Dampaknya di Dunia Sepak Bola

Via AP

 

Dampak dari coronavirus outbreak terasa di seluruh lini masyarakat. Hingga saat tulisan ini diterbitkan (16/3), sudah ada 117 kasus dikonfirmasi di Indonesia. Beberapa restoran Asia di negara-negara barat jadi sepi pengunjung, harga tiket pesawat anjlok drastis, dan beberapa negara telah mengeluarkan kebijakan larangan kunjungan dari beberapa negara lainnya. 

 

Tidak hanya itu, industri sepakbola, olahraga nomor satu kesayangan masyarakat Indonesia, juga merasakan dampaknya. Negara-negara raksasa sepakbola seperti Italia, Inggris, Spanyol, Perancis, dan Jerman sudah menetapkan beberapa larangan. Untuk catatan, hingga saat ini (16/3), sudah ada lebih dari 24.700 kasus di Italia, 1.300 di Inggris Raya, 4.800 di Jerman, 7.700 di Spanyol, dan 5.300 di Perancis (WHO). Walaupun lebih rentan menyerang orang tua yang sudah penyakitan, tetap penting rasanya untuk fans maupun pemain sepakbola sendiri untuk berjaga-jaga.

 

Bagaimana dampak coronavirus di dunia sepak bola?

 

Serie A

 

Italia merupakan salah satu negara selain Cina yang merasakan dampak coronavirus outbreak paling parah. Sampai-sampai, pemerintah setempat menetapkan lockdown hingga 3 April mendatang. 

 

"Tidak ada lagi waktu, jumlahnya memberi tahu kami ada peningkatan tajam dalam penyebaran (virus), dalam perawatan intensif dan kematian," kata Conte dalam konferensi pers yang dikutip dari Goal, Selasa (10/3).

 

"Kebiasaan kita harus berubah, kita harus mengorbankan sesuatu demi kebaikan seluruh Italia. Inilah sebabnya kita akan mengambil tindakan lebih keras. Saya akan menandatangani dekrit baru, yang dapat disimpulkan dengan kalimat 'Saya tinggal di rumah.' Tidak ada lagi zona merah, hanya ada Italia yang dilindungi,” tambah Conte. 

 

"Kita harus menghindari bepergian kecuali karena alasan kerja, alasan kesehatan atau keperluan lainnya. Kita melarang adanya pertemuan publik yang besar. Kami juga memiliki langkah-langkah yang lebih ketat untuk acara-acara olahraga. Serie A dan semua turnamen olahraga pada umumnya dihentikan sementara. Semua suporter harus menerimanya."

 

Hingga tulisan ini diangkat, pertandingan Juventus melawan Inter Milan di Allianz Stadium (9/3) menjadi perhelatan pertama yang digelar tanpa penonton. Juru gedor Aaron Ramsey dan Paulo Dybala masing-masing mencetak satu gol untuk memastikan kemenangan telak 2-0 dari Nerazzuri.

 

UEFA Champions League

 

Hingga saat ini, badan sepakbola Eropa, UEFA, belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk melarang fans mengisi stadion. Tapi, pertandingan Valencia, tim dari Spanyol, melawan Atalanta, tim dari Italia, menjadi pertandingan Champions League pertama yang digelar di balik pintu. Berkat hattrick impresif dari Josip Iličić, Atalanta berhasil menang agregat 8-4 dari Valencia. 

 

Selebihnya, organisasi ini membuka kemungkinan akan menunda pergelaran Champions League dan Europa League hingga persebaran virus mereda. Pertandingan Barcelona vs Napoli dan Bayern Munich vs Chelsea (19/3) sudah dikonfirmasi akan digelar tanpa fans. Tidak menutup kemungkinan juga jika pergelaran 4 tahunan yang bergengsi, Euro 2020, akan kena imbasnya. 

 

Premier League

 

English Premier League merupakan liga sepakbola yang paling banyak disaksikan, baik itu di stadion maupun dari layar kaca. Hingga saat ini, belum ada pertandingan EPL yang dilaksanakan tanpa fans, tapi Federasi Sepakbola Inggris sudah bersiap-siap untuk mengumumkannya. The Time Reports melaporkan bahwa the Football Association akan melarang klub dan pub di Inggris untuk menayangkan siaran Premier League untuk menghindari perkumpulan. 

 

Pertandingan Manchester City melawan Arsenal juga sedang ditunda setelah bos Olympiakos, Evangelos Marinakis, mengunjungi Emirates Stadium ketika Aubameyang cs. keok dari raksasa Yunani (28/2). Sekarang, seluruh pemain Arsenal sedang masuk karantina dan hingga tulisan ini diangkat, the FA belum merilis tanggal resmi untuk pertandingan melawan Manchester City.



Apakah coronavirus juga menyerang orang elit di dunia sepakbola?

 

Evangelos Marinakis, bos dari tim sepakbola Olympiakos dan Nottingham Forest dinyatakan positif corona pada 10 Maret. 

 

"Nottingham Forest dapat mengonfirmasi bahwa pemilik Evangelos Marinakis telah dites positif terkena virus korona," tulis klub Nottingham Forest dalam statement resminya. "Mr. Marinakis didiagnosis setelah menunjukkan gejala pertama sekembalinya ke Yunani kemarin sore. Selama kunjungan singkatnya di Nottingham minggu lalu, dia tidak menunjukkan gejala virus apa pun."

 

Daniele Rugani, pemain bertahan Juventus, merupakan pemain sepakbola papan atas pertama yang dinyatakan positif corona. "Pemain kami, Daniele Rugani, telah dites positif untuk virus corona atau COVID-19 dan saat ini belum menunjukkan gejala. Juventus Football Club saat ini mengaktifkan semua prosedur isolasi sesuai hukum yang berlaku, termasuk mereka yang telah melakukan kontak dengannya." tulis Juventus dalam laman resmi klub.

 

Setelah kabar coronavirus Daniele Rugani menyebar, seluruh anggota tim Juventus dan Inter Milan yang berduel pada pada 9/3 silam langsung menjalani proses karantina. Hingga tulisan ini diangkat, liga-liga dunia sudah mengumumkan akan menunda beberapa pertandingan. Bagaimana dengan Liga Shopee Indonesia?




Dipost Oleh Rafly Gilang

Rafly Gilang adalah seorang penulis yang berkecimpung di bidang penanggulangan bencana, politik, agama, keadilan, dan isu-isu sosial lainnya. Selain di website ini, Rafly juga menulis di website pribadinya yang bisa diakses di bookofrafly.com. Rafly bisa dikontak melalui email rafly@bookofrafly.com atau via Twitter @raflyrolls.

Tinggalkan Komentar