Cegah DBD Ingat 3M PLUS

Cegah DBD Ingat 3M PLUS

Ilustrasi demam berdarah. Via Merdeka.

 

Waspada corona harus, tapi jangan sampai abai dengan ancaman lain. Belakangan ini, hujan sudah kembali mengguyur dengan deras. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan, terdapat sekitar 6,5 juta kasus demam berdarah yang terlapor di tahun 2018.

Menurut Alodokter, penyakit yang disebarkan oleh nyamuk betina Aedes aegepti ini lebih sering terjadi pada musim hujan. Siagabencana.com sudah rangkum tips 3M PLUS daria Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mencegah persebaran demam berdarah. Yuk, dicek!

3M (Menguras, Menutup, Mendaur ulang)

Menguras tempat yang sering dijadikan penampungan air, seperti bak mandi

Selain dengan membuang air yang sudah lama, kamu juga harus membersihkan tempat penampungan air saat menguras, bak mandi harus disikat dengan benar, apalagi jika telah menjumpai bintik hitam.

"Jangan hanya menguras karena telur nyamuk cenderung lengket sehingga lebih rekat ke dinding permukaan ember. Selain menguras harus disikat, dibersihkan lalu baru diberi air lagi," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes drg. Vensya Sitohang, M. Epid pada temu media peluncuran 'Gerakan Nasional Bersama Melawan Demam Berdarah' di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Menutup rapat-rapat tempat penampungan air

Setelah dikuras, selalu tutup rapat-rapat penampungan air. Penampungan air yang terbuka bisa menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak. Nyamuk ini berkembang biak dengan cara bertelur setiap 2-3 hari sekali dan menghasilkan 30-150 telur, bahkan bisa mencapai 400 telur. Perkembangan dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa hanya membutuhkan waktu 7-8 hari, karena itu kamu sangat dianjurkan untuk menutup rapat-rapat tempat penampungan air. 

Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. 

Kamu punya bak, ember, atau barang-barang bekas lain yang berpotensi menjadi tempat penampungan air? Didaur ulang saja! Selain bisa bernilai ekonomis, kamu juga sudah membantu menyetop perkembangbiakan nyamuk di rumah kamu. Sudah banyak tips dan step by step daur ulang yang tersedia di internet. Semuanya kembali kepada kamu, mau atau tidak?

PLUS

Selain tiga tips utama diatas, kamu juga dianjurkan untuk melakukan beberapa tips tambahan di bawah ini, ya!

Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, misalnya water toren, gentong/tempayan penampung air hujan, dll.

Menggunakan kelambu saat tidur.

Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, seperti ikan cupang. 

Menanam tanaman pengusir nyamuk, seperti lavender. 

Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain. 

Menggunakan anti nyamuk semprot maupun oles bila diperlukan, namun tidak terlalu sering karena bisa menyebabkan iritasi kulit. 

Nah, jadi seperti ini cara mencegah persebaran demam berdarah. Jangan sampai karena histeria masal coronavirus, kamu jadi lengah terhadap bahaya lain yang mengintai. 

 

Dipost Oleh

Tinggalkan Komentar