Berkenalan dengan Kekeringan Yuk, Bagian 1

Berkenalan dengan Kekeringan Yuk, Bagian 1

Sumber : Pixabay.com

Kata kekeringan memang sudah nggak asing lagi di telinga kita ya. Apalagi saat ini Indonesia sedang mengalami musim kemarau yang bisa menyebabkan kekeringan. Tapi apakah kamu mengetahui secara mendasar apa itu kekeringan? Kenapa bisa terjadi? Serta, Apa yang bisa kamu lakukan jika kekeringan menimpamu daerahmu? Simak aja deh yuk buru!

Apa Itu Kekeringan?

Arti dari kata ‘kekeringan’ sendiri jika disederhanakan adalah kurangnya kebutuhan air bagi kehidupan mahkluk hidup di suatu wilayah. Lalu kenapa bisa hal ini terjadi?

Baca juga : SAKSI BISU KEGANASAN TSUNAMI BANYUWANGI

Kenapa Bisa Terjadi Kekeringan?

Ada banyak lho faktor yang menyebabkan kenapa bisa terjadinya kekeringan, yaitu:

  • Musim Kemarau Terjadi Terlalu Lama

Musim kemarau yang terlalu lama bisa lho menyebabkan terjadinya kekeringan. Hal ini bisa terjadi karena air hujan yang tidak kunjung turun serta masyarakat yang tidak menghemat airnya.

  • Minimnya Peresapan Air

Mimimnya peresapan air juga bisa menyebabkan terjadinya kekeringan nih, Sob! Minimnya peresapan air di Indonesia dikarenakan jarangnya pohon yang tumbuh, karena akar dari pohon bisa menyerap air yang turun dari air hujan dan akan menyimpannya sebagai air tanah.

  • Penggunaan Air yang Berlebihan

Nah, ini yang terpenting nih Disasterizen! Penggunaan air yang berlebihan pada masyarakat bisa menyebabkan ternjadinya kekeringan. Air yang digunakan terus-meneus dan pemborosan akan menguras persediaan air. Maka dari itu, perlu kita menghemat air agar tidak terjaidnya kekeringan.

  • Kekurangan dan Jauh dari Sumber Air

Faktor lainnya yang menyebabkan kekeringan adalah jauhnya rumahmu dari sumber mata air. Misalmya nih, rumah kamu dengan sumber mata air yang paling dekat adalah tiga kilometer serta tempat yang memiliki akses jalan yang sulit. Maka ketika musim kemarau datang dan terjadi lama, sumur menjadi kering. Ketika sumur kering, kamu mau tidak mau harus ke sumber mata air tersebut dengan akses yang sulit.

Gejala Kekeringan

Sebelum kekeringan menyerang daerah kamu, ada baiknya kamu mengetahui gejala yang timbul akibat kekeringan, simak!

  • Menurunnya tingkat hujan di bawah normal dalam satu musim
  • Kemudian terjadi kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah. Kekeringan ini diukur berdasarkan ketinggian muka air sungai, waduk, danau, dan air tanah
  • Kekeringan pada lahan pertanian ditandai dengan kekurangan kandungan air di dalam tanah.

Kan kamu sudah mengetahui apa itu kekeirngan, kenapa bisa terjadi dan gejala yang ditimbulkan dari kekeringan. Saatnya langkah yang perlu kamu ketahui sebelum kekeringan menghantui dirimu, ini dia!

Apa yang Dilakukan?

  1. Kampanye hemat air adalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan dalam mengurangi risiko terjadinya kekeringan. Dengan adanya kampanye ini, masyarakat bisa lebih sadar dan siaga dalam menghadapi kekeringan.
  1. Penyususnan peraturan daerah (PERDA) bisa juga digunakan untuk menetapkan penggunan air, agar tidak terjadinya pemakaian yang berlebihan.
  1. Pembentukan posko kekeringan pada setiap tingkat pusat dan daerah.
  1. Pengolah limbah untuk rumah tangga juga penting dalam pengurangan risiko kekeringan. Dimana air buangan cuci piring, baju, air bilasan mandi, dan pralon air hujan dimasukkan lagi ke dalam tanah. Ini diterapkan agar air limbah rumah tangga bisa langsung meresap ke dalam tanah.
  1. Sistem Drip Irrigation System adalah salah satu jenis sistem hidroponik yang prinsipnya memberikan air dan nutrisi dalam bentuk tetesan yang menetes secara terus menerus sesuai dengan kebutuhan tanaman

Itu dia yang perlu kamu ketahui tentang kekeringan ini. Eits! Tetapi bukan cuma sampai itu saja, ada lagi jenis dari kekeringan dan dampak yang ditimbulkan. So, stay tune ya Sobat Disasterizen! (MA)

Sumber : Infografik & mitigasi-bencana.com

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar