6 Tsunami Dahsyat Nusa Tenggara Barat

6 Tsunami Dahsyat Nusa Tenggara Barat

Ilustrasi tsunami. Sumber : Dreamstime

Rasanya tak heran jika Ibu Pertiwi ini sering dilanda oleh bencana, khususnya tsunami. Sebab, negara yang dikenal akan paru-paru dunia ini juga disebut sebagai supermarket bencana. Hal ini dikarenakan Indonesia berada di wilayah lingkaran rawan gempa.

Sudah sejak zaman purba Indonesia mengalami bencana. Maka dari itu, catatan sejarahlah yang menjadi salah satu sumber berharga untuk mengenali bencana yang sulit diprediksi ini. Berikut ini adalah 6 sejarah tsunami dahsyat yang menerjang Nusa Tenggara Barat!

  • 10 April 1815

Pada 10 April tsunami menerjang wilayah Tambora, Sumbawa. Air laut tiba-tiba naik sampai setinggi 0.5 – 3.5 meter (tsunami). Hampir semua kapal boat terlepas dari tiang pancangnya dan terapung di lautan.

  • 8 November 1818

Gempa berkekuatan M 8.5 yang terjadi di laut pada 8 November 1818 silam, tercatat berlokasi di Selat Bali. Sedangkan wilayah yang mengalami tsunami adalah Kota Bima yang terletak di Pulau Sumbawa. Di lautan, permukaan air naik sampai 3.5 meter dan gelombang pasang dirasakan di kota ini.

Baca juga : SEJARAH GEMPABUMI DAN TSUNAMI DI MALUKU

  • 29 Desember 1820

Setelah dua tahun kemudian, gempa dan tsunami kembali menerjang Nusa Tenggara Barat. Kali ini tsunami bersumber di Laut Flores yang memakan korban meninggal hingga 500 jiwa. Dinding air menyapu pelabuhan Bulekomba.

  • 5 Maret 1836

Gempa kuat diikuti oleh tsunami menyebabkan beberapa 18 kampung terlanda gelombang pasang. Tsunami tersebut berpusat di Laut Flores, Bima, Nusa Tenggara Barat.

  • 28 November 1836

Gempa kuat diikuti oleh tsunami terjadi di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat. Gempa berkekuatan M 7.5 dan disusul tsunami yang berpusat di Laut Flores. 

  • 25 September 1856

Gelombang yang menakutkan tampak di lepas pantai 20 km di utara Desa Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Tsunami 1856 silam berpusat di Labuan Tereng, Jawa- Laut Flores.

Sebenarnya tsunami menerjang Nusa Tenggara Barat lebih dari enam kali. Misalnya saja terjadi pada tahun 1977, tsunami juga pernah menghantam Desa Lunyuk Besar Kabupaten Sumbawa dan Desa Awang Kuta Lombok Tengah. Namun dalam katalog tsunami Indonesia pada BMKG, tsunami tersebut merupakan imbas atau dampak dari tsunami yang terjadi di Pulau Sumba NTT.

Dari semua yang pernah dialami oleh Indonesia sejak zaman dahulu, ini bisa menjadi sebuah pembelajaran dalam hal pencegahan risiko bencana tsunami. Agar masyarakat lebih sadar akan risiko bencana dan melakukan segala pencegahan. Salam siaga! (MA)

Sumber : BMKG

 

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar