Belajar Yuk Dari 4 Film Dokumenter Ini

Belajar Yuk Dari 4 Film Dokumenter Ini

Ilustrasi film. Sumber : Shutterstock.com

Disasterizen, pengurangan risiko bencana (PRB) itu sangat penting lho! Mengingat kalau Indonesia borong semua bencana. Belajar PRB bisa lho dari film, nih beberapa film dokumenter yang telah dibuat dengan tujuan menyebarkan informasi mengenai bencana yang pernah terjadi di Indonesia dan bagaimana cara yang harus dilakukan dalam menyiapkan diri ketika bencana itu datang.

Pada kepo nggak nih film dokumenter seperti apa sih? Ini dia empat film dokumenter yang wajib kamu tonton bersama keluarga mu! Cus langsung aja tanpa basa-basi lagi!

Ekspedisi Palu-Koro

 

Film dokumenter yang satu ini menceritakan tentang keberadaan sesar aktif di Sulawesi Tengah. Karakteristiknya yang merupakan salah satu sesar dengan kecepatan gerak tertinggi di seluruh Indonesia, mencapai hingga 7cm per tahun, menyimpan potensi ancaman gempa bumi serta bencana susulan lainnya seperti tsunami dan likuifaksi sebagaimana pada tahun 2018 lalu. Ekspedisi Palu-Koro ini bukan hanya film dokumenternya saja lho! Tetapi meluncurkan bukunya juga.

Dalam film ini juga terdapat tim ekspedisi. Tim ekspedisi ini melibatkan sejumlah peneliti, pakar, dan yang mewakili dari berbagai institusi pemerintah, lembaga riset nasional, perguruan tinggi juga media lho! Menarik untuk menonton?

Ekspedisi Cincin Api

 

Untuk yang satu ini sih nggak kalah menarik lagi Disasterizen! Film dokumenter 43 menit yang diproduksi oleh Kompas ini bercerita mengenai proses terjadinya letusan Gunung Tambora tahun 1815 berikut dengan model animasinya. Kemudian diceritakan juga mengenai sisi arkeologi, sejarah kerajaan dan kegiatan evakuasi di area letusan gunung Tambora. Salah satu sisi unik film ini adalah penemuan fosil manusia yang merupakan korban letusan Tambora.

Repdeman

 

Repdeman adalah bahasa Mentawai yang artinya ingatan atau kenangan yang dirawat agar tidak lupa. Kejadian tsunami 25 Oktober 2010 adalah pengalaman pertama orang Mentawai mengalami tsunami. Di masa lalu tidak terekam pada ingatan mereka tentang bencana tsunami, tetapi ada narasi mitologi yang mengatakan bahwa gempa pernah terjadi pada masa lalu. Sejarah kegempaan mencatat gempa besar pernah terjadi pada 200-400 tahun lalu sebelum kejadian 2010. Warga korban tsunami berjuang untuk membangun kembali kehidupan mereka dan belajar banyak dari keadaan yang berbeda. Semua pengetahuan dan pengalaman adalah aset berharga yang penting untuk dirawat; sebagai warisan dan bekal pengetahuan untuk menghadapi ancaman yang masih mengintai Mentawai.

Pelangi di Merapi

 

Film Pelangi di Merapi mengambil latar belakang pasca letusan Merapi 2010 yang melumat habis 2.271 rumah yang tersebar di 14 desa di tiga kecamatan. Sejumlah warga kehilangan harta benda, rumah, hewan ternak, dan pekerjaan sehari-hari. Tokoh utama dalm film ini adalah Rini, seorang Ibu rumah tangga; dan Mbah Cipto, korban bencana dari Dusun Pengok Rejo, Desa Umbulharjo kecamatan Cangkringan, Sleman. Kedua tokoh tersebut akan bercerita tentang pengalaman mereka serta cara pandang mereka menyikapi bencana tersebut.

Nggak nyangka ya, film-film dokumenter ini sangat berguna banget lho untuk kalian! Film ini sengaja dibuat untuk meningkatkan pemahaman mengenai bencana, sekaligus untuk menyadarkan masyarakat Indonesia akan potensi bencana supaya bisa selalu siaga dalam menghadapinya. Langsung aja nonton yuk! (MA)

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar