openstreetmap

OpenStreetMap Jembatan Stakeholder dalam Pembangunan Berkelanjutan dan Aksi Kemanusiaan

SIAGABENCANA.COM – Open Mapping Hub Asia Pacific (OMHAP) dan Perkumpulan OpenStreetMap Indonesia (POI) menyelenggarakan kegiatan pertemuan komunitas dalam rangka mengakselerasi perkembangan dan eksistensi ekosistem OpenStreetMap di Universitas Bakrie, Jakarta, Indonesia pada Selasa (27/06/23). 

Kegiatan pertemuan tersebut turut mengundang Halimi Fathan (Niskala Institute), Zakiul Fahmi Jailani, S.Kom, MSc., Anjar Akhrimullah, Harry Machmud, dan Sheila Amalia Burhanudin sebagai pemateri. 

Kegiatan ini melibatkan pemerintah, komunitas, organisasi, akademisi, dan publik yang memiliki rekam jejak baik secara nasional maupun global dalam berkontribusi terhadap perkembangan OpenStreetMap. 

Hal ini bertujuan untuk menindaklanjuti bagaimana potensi peran setiap stakeholder kedepannya untuk mendukung data spasial yang bebas dan terbuka dalam pembangunan berkelanjutan dan aksi kemanusiaan. 

Baca juga : 5 MANFAAT YANG DIRASAKAN PELAKU USAHA DARI ENERGI TERBARUKAN

OMHAP dan POI berkolaborasi melalui program Booster Gran, yang mana bertujuan untuk mendukung secara finansial komunitas-komunitas lokal di Indonesia yang sudah dan sedang melakukan aktivitas pemetaan dengan menggunakan data OpenStreetMap. 

Dimana dengan ada dukungan finansial ini dapat membantu meningkatkan jumlah masyarakat yang memahami penggunaan teknologi bebas dan terbuka melalui visibilitas proyek pemetaan, sehingga mendorong lebih banyak orang untuk berpartsipasi dalam kegiatan pemetaan untuk dapat menghasilkan data spasial yang akurat. 

Lewat program ini juga, OMHAP dan POI mengajak komunitas-komunitas lokal untuk bekerja sama dalam pemanfaatan data OpenStreetMap di berbagai fokus area, seperti ketahanan bencana dan perubahan iklim, kesehatan masyarakat, pengelolaan sumber daya alam, kota dan masyarakat yang berkelanjutan, serta pengembangan kapasitas dan pemetaan inklusif.  (MA)