Asal Usul Kata Volcano

Akan terasa sedikit ‘aneh’ jika kamu tidak pernah mendengar kata VOLCANO atau gunung berapi. Apalagi jika kamu tinggal di Indonesia, yang mana adalah negara yang dikelilingi oleh jejeran gunung berapi.

Tapi, apakah kamu tahu bagaimana asal-usul kata volcano’ itu? 

Asal-Usul Kata ‘Volcano’

Orang pada zaman dahulu memiliki kepercayaan, bahwa gunung berapi merupakan tempat tinggal para dewa. Ketika Gunung Athena meletus, orang Yunani mempercayai bahwa yang terjadi saat itu adalah Dewa Hepaistos yang sedang membuat peralatan dari besi. Sehingga, menimbulkan asap, percikan api, dan gempa akibat dari besi yang ditempa oleh Dewa.

Istilah ‘Volcano’ itu sendiri pun diduga berasal dari kata Vulcano, suatu kepulauan vulkanik di Kepulauan Aeolia di Italia yang namanya mengambil nama Vulkan atau vulkanus, nama dewa api dalam mitiologi Romawi. Hingga akhirnya dalam bahasa Inggris, gunung berapi dikenal dengan istilah ‘Volcano’.

Vulcan sendiri adalah salah satu dewa Romawi tertua dan asal-usulnya dapat ditelusuri kembali ke Setjan, dewa Etruscan, yang dikaitkan dengan api yang bermanfaat. Raja Sabine Titus Tatius (yang meninggal pada 748 SM) menyatakan bahwa hari untuk menghormati Vulcan harus ditandai setiap tahun. Festival tersebut dirayakan sekitar tanggal 23 Agustus. Titus Tatius juga mendirikan sebuah kuil dan untuk Vulcan di kaki Bukit Capitoline, yang mana yang tertua di Roma.

Bentuk-Bentuk Gunung Api

Terdapat beberapa gunung api berdasarkan sifat erupsinya dan bahan yang dikeluarkannya. Hal tersebut dibedakan menjadi tiga, yakni :

  • Gunung Api Strato (Kerucut)

Gunung api kerucut terbentuk karena materi letusan gunung berapi merupakan campuran antara hasil erupsi efusif dan erupsi eksplosif. Sebagian gunung berapi tersebut tersebar di Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku.

  • Gunung Api Maar

Gunung api maar terbentuk karena adanya letusan eksplosif dari dapur magma yang relatif kecil atau dangkal. Contoh gunung api ini antara lain Gunung Bromo dan Gunung Tangkuban Perahu.

  • Gunung Api Perisai

Gunung ini terbentuk karena magma yang keluar dari dapur magma bersifat cair. Contoh dari gunung api perisai adalah Gunung Maona Loa Hawaii, Amerika Serikat dan gunung jenis ini tidak terdapat di Indonesia. (MA)

Sumber : Dongeng Geologi & Zenius