Penjelasan Status Gunungapi

Penjelasan Status Gunungapi

Sobat Disasterizen, dalam bersiap-siap menghadapi letusan gunungapi, selain mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, ketika, dan setelah letusan terjadi, kita juga harus tahu macam-macam status gunungapi dan penjelasannya.

Sudah siap?

Normal

Gunung Batur, Bali. Sumber: West Coast Peaks.

Status paling aman adalah normal. Aktivitas magma bagi gunungapi yang berstatus normal masih terpantau di bawah batas berbahaya. Jadi, tidak perlu ada tindakan lebih lanjut.

Contoh gunungapi yang masih berstatus normal per-April 2019 ini adalah Gunung Dieng (Jawa Tengah), Gunung Guntur (Jawa Barat), Gunung Wurlali (Maluku), dan Gunung Batur (Bali).

Waspada

 

Gunung Anak Krakatau. Sumber: Tribun.

Di atas normal, ada status waspada. Ketika sebuah gunungapi sudah masuk ke status waspada, maka kegiatan magma yang ada sedang meningkat. Data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan dalam kurang lebih 2 minggu.

Contoh gunungapi yang berstatus siaga per-April 2019 adalah Gunung Anak Krakatau (Lampung), Gunung Bromo (Jawa Timur), dan Gunung Merapi (Jawa Tengah).

Siaga 

Gunung Agung meletus. Sumber: Tribun.

Seperti kanker stadium 3, status siaga juga sangat berbahaya. Status siaga menandakan bahwa gunungapi segera atau sedang meletus. Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap, berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam. Dalam tahap ini, petugas akan memerintahkan warga yang tinggal di zona bahaya untuk segera mengosongkan rumahnya dan mengungsi.

Contoh gunungapi yang berstatus awas per-April 2019 adalah Gunung Agung (Bali), Gunung Karangetang (Sulawesi Utara), Gunung Soputan (Sulawesi Utara). 

Awas

 

Gunung Sinabung. Sumber: Klik Dokter.

Ini adalah yang paling berbahaya. Terdapat kenaikan aktivitas gunungapi di atas level normal, seperti aktivitas gempa dan kejadian vulkanik lainnya. Pada level ini, warga benar-benar harus menjauh dari gunungapi dan berada di dalam zona aman.

Contoh gunungapi berstatus awas per-April 2019 adalah Gunung Sinabung di Sumatera Utara. (RG)

Sumber:
Buku Pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana, BNPB (2018)
Aplikasi MAGMA Indonesia

Dipost Oleh

Tinggalkan Komentar