Jenis-jenis Awan yang Perlu Diketahui, Salah Satunya Menimbulkan Hujan

Jenis-jenis Awan yang Perlu Diketahui, Salah Satunya Menimbulkan Hujan

sumber : www.thoughtco.com

Coba dangakkan kepalamu, apa yang kamu lihat? Yap, ada awan kan pasti. Awan ini bertindak sebagai pengubah uap menjadi air yang sangat dibutuhkan makhluk hidup, terutama manusia. Sebab tanpa air saja manusia dipastikan tidak dapat mempertahankan hidup di bumi. Manusia ini sangat bergantung dengan air, ya kan Sob? Ternyata awan ini mempunyai berbagai macam jenis berdasarkan klasifikasinya, lho! Langsung aja kita belajar bersama-sama yuk!

Awan ini dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu berdasarkan pembentukan awan, tinggi dasar awan, dan partikel presipitasi (peristiwa jatuhnya cairan dari atmosphere ke bumi). Tapi kali ini SiagaBencana.com akan membahasnya berdasarkan tinggi dasar awan ya Sob!

Awan Berdasarkan Ketinggian Dasar Awan

Awan Tinggi

Awan tinggi ini mempunyai ketinggian dasar awan lebih dari 6 km (2000 feet). Pada ketinggian ini, suhu udara sangatlah dingin. Oleh karena itulah, awan pada jenis ini tersusun atas kristal-kristal es.

Awan tinggi biasanya nampak sangat kecil dan berwarna putih. Meskipun demikian awan ini dapat terlihat sangat indah dengan warna-warna yang menakjubkan ketika disinari matahari, saat posisi matahari rendah di kaki langit. Biasanya jenis awan tinggi ini penamaannya ditandai dengan awalan ’’cirro’’, misalnya Cirrostratus (Cs), Cirrocumulus (Cc) dan Cirrus (Ci).

  • Cirrostratus

Sumber : wanita.me

Awan cirrostratus adalah awan yang berwarna putih merata dan bentuk yang menyerupai kerudung tipis. Cirrostratus adalah awan yang biasanya menimbulkan ‘halo’ (lingkaran yang berbentuk seperti cincin) dengan besaran sudutnya hingga 22 derajat. Awan ini mampu menutupi seluruh atau sebagian langit.

Awan Menengah

Kalau Awan Menengah mempunyai ketinggian dasar awan antara 2 dan 6 km. Awan ini tersusun dengan titik-titik air, tetapi kadang awan ini juga tersusun dari kristal-kristal es saat suhunya cukup dingin. Nah, biasanya dipakai awalan ’’alto’’ pada jenis ini, misalnya Altocumulus (Ac) dan Altostratus (As).

  • Altocumulus

Sumber : Wikipedia

Awan yang satu ini sih berbentuk pipih seperti gumpalan kapas yang bergerombol. Karena jumlahnya yang banyak dan letaknya saling berdekatan satu sama lain.

Awan Rendah

Awan Rendah ini mempunyai ketinggian dasar awan kurang dari 2 km, dan hampir seluruhnya tersusun dari titik-titik air. Untuk jenis awan rendah, nama untuk awannya memakai kata ’’strato’’, misalnya Nimbostratus (Ns), Stratocumulus (Sc), dan Stratus (St).

  • Nimbostratus

Sumber : britannica.com

Nimbostratus adalah jenis awan rendah. Lapisan tebal awannya berwarna abu-abu, seringkali gelap, biasanya disertai hujan atau salju. (MA)

Sumber : Puslitbang BMKG & labeksplorasi.fpik.ub.ac.id

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar