HIRADC : Metode Pengurangan Risiko Bencana

HIRADC : Metode Pengurangan Risiko Bencana

Kata ‘Bencana’ mungkin sudah sering kita dengar, apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang rawan akan ancaman bencana. Secara definisi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), bencana adalah sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kerugian atau penderitaan; kecelakaan; bahaya. Perlu diketahui, bencana memang tidak bisa kita cegah tapi bisa mengurangi tingkat risikonya.

Mengurangi tingkat risikonya bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya saja dengan metode Identifikasi Bahaya (Hazards Identification), Penilaian Risiko (Risk Assessment) dan Pengendalian Risiko (Determining Control) atau disingkat HIRADC.

Sena Wiratama Sumantri, Alumi Ilmu Kelautan Universitas Padjajaran, dalam webinar Bandung Mitigasi Hub berjudul Mitigasi Bencana Pada Kegiatan di Perairan Dengan Teknik HIRADC, Jakarta (6/10), menjelaskan HIRADC adalah suatu metode untuk mengidentifikasi bahaya, pemeringkatan risiko, dan menentukan pengendalian dari bahaya tersebut. HIRADC juga merupakan elemen penting dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, karena berkaitan langsung dengan upaya pencegahan dan pengendalian bahaya.

Pada kegiatan sehari-hari, penggunaan metode HIRADC pun bisa digunakan dan tidak hanya digunakan di perairan. Ada banyak manfaat yang ditimbulkan jika menggunakan metode HIRADC untuk mitigasi bencana pada kegiatan di perairan dengan teknik HIRADC. Misalnya saja seperti:

  • Bisa lebih memahami tahapan kerja dan bahayanya
  • Bahaya terkait pekerjaan diketahui lebih awal. Peluang kecelakaan bisa dikurangi/dihilangkan
  • Efisiensi meningkat
  • Mempengaruhi dalam pembelian alat yang lebih aman dalam bekerja

Faktor yang dinilai pada metode HIRADC adalah kemungkinan (probability) dan dampak dari bahaya tersebut (consequence/severity). Selain itu yang dinilai untuk diturunkan bukan ke personalnya, tapi lebih ke bahaya yang ditimbulkan sampai batas yang bisa diterima.

Baca juga : IOWAVE20 EXERCISE : INDONESIA MENGIKUTI LATIHAN KESIAPSIAGAAN TSUNAMI BERSAMA 24 NEGARA SAMUDRA HINDIA

Metode Pembuatan HIRADC

Ada beberapa metode dalam pembuatan HIRADC yang perlu kamu ketahui, seperti di bawah ini!

  • Observasi Langsung

Obeservasi langsung harus melibatkan banyak orang yang berhubungan dengan kegiatan observasi yang akan dilakukan. Hal ini disebabkan untuk bisa mengidentifikasi bahayanya. Observasi langsung adalah metode yang paling bagus.

  • Diskusi Group

Hanya melakukan diskusi grup bersama di suatu tempat.

  • Membayangkan

Untuk yang satu ini adalah metode yang paling tidak bagus. (MA)

 

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar