Tengok Kembali Bencana 2019

Tengok Kembali Bencana 2019

Hari ini adalah Senin terakhir di tahun 2019, Sobat Disasterizen. Kalau kita melihat kebelakang, Indonesia di tahun 2019 ini telah mengalami berbagai macam kejadian bencana alam, seperti gempabumi, letusan gunung api, atau angin puting beliung.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun mencatat Indonesia telah mengalami 3.768 bencana yang menyebabkan 478 orang meninggal, 109 orang hilang, 3.419 orang luka-luka, 6,1 juta orang mengungsi, dan 73.427 unit rumah rusak. Bencana 3.768 tersebut meliputi gempabumi, letusan gunung api, kebakaran hutan dan lahan, angin puting beliung, kekeringan, banjir, hingga gelombang pasang atau abrasi.

Perlu diketahui nih Sob, dari 3.768 bencana, 3.731 (99%) adalah bencana hidrometeorologi dan sisanya 37 (1%) bencana geologi. Meskipun bencana geologi hanya terjadi 37, namun berdampak sangat besar khususnya gempabumi.

"3.731 atau 99% adalah bencana hidrometeorologi dan 37 atau 1% adalah bencana geologi" tutur Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Agus Wibowo dalam paparan Refleksi Bencana Tahun 2019 dan Proyeksi Bencana 2020 di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur (30/12).

BNPB pun juga memaparkan Dana Siap Pakai (DSP) yang telah dikeluarkan selama 2019 untuk menangani bencana, yaitu senilai Rp 6.754.186.919.668. "Kalau kami lihat dari pendanaan kami bisa lihat yang digunakan, yang dihabiskan, kami menghabiskan dana kurang lebih Rp 6,7 triliun untuk dana DSP-nya," Agus menambahkan.

Baca juga : RUMPUT PENCEGAH TANAH LONGSOR

Dari total DSP itu, penyumbang terbesar dikeluarkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia pada tahun 2019. Total yang BNPB harus keluarkan adalah Rp 176.510.114.800 untuk operasi darat siaga darurat karhutla dan Rp 3.246.126.251.679 untuk kebutuhan lain yang masih terkait karhutla.

Tetapi nih Disasterizen, jika dibandingkan dengan tahun 2018 jumlah kejadian bencana lebih banyak di tahun 2019 ini, yaitu naik 12 persen. Tetapi, jumlah korban yang meninggal turun 89,2% dan korban luka-luka turun 83,8%.

Wah, semoga kedepannya jumlah korban akibat bencana bisa terus berkurang ya. Maka dari itu Sob, yuk mulai dari sekarang kita harus sadar akan ancaman bencana. Eits tidak hanya itu saja, kita juga wajib jaga alam. Karena alam jaga kita, kita jaga alam. Salam siaga! (MA)

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar