Gawat, Puluhan Ton Ikan Mati Akibat Cuaca Ekstrem

Gawat, Puluhan Ton Ikan Mati Akibat Cuaca Ekstrem

Sumber : Flickr.com

Mengerikan! Akibat cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, puluhan ton ekor ikan mati lho di Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah Sumberlawang, Sragen! Puluhan ton ekor bisa mati sebab perubahan cuaca panas ekstrem di siang hari dan suhu dingin di malam hari yang terjadi beberapa pekan belakangan ini.

Dalam dua hari, yaitu pada tanggal 27-28 Juni 2019 puluhan ton ikan mati dan paling banyak terjadi di Dusun Gondanglegi, Boyolayar (Desa Ngargosari) dan Dusun Ngasinan (Desa Ngargotirto), Kecamatan Sumberlawang. Ikan yang mati adalah ikan nila dan rombro. Sebelum ikan-ikan tersebut mati, air waduk berubah warna menjadi keruh seperti air bekas cucian beras.  

Mungkin karena pengaruh musim, kotoran di dasar waduk terangkat ke permukaan sehingga membuat air berwarna keruh. Jika sudah keruh seperti itu, ikan tak lama lagi akan mati,” jelas Bejo, 50 tahun, peternak ikan asal Boyolayar.

Jelas, tidak semua ikan di waduk tersebut mati. Para peternak ikan harus memisahkan terlebih dahulu gerombolan ikan yang masih hidup dengan yang sudah mati. Ternyata bukan hanya ikan yang sudah siap panen nih Disasterizen yang mati, tetapi bibit ikan yang baru berusia beberapa hari pun turut mati. Akibat yang ditimbulkan dari semua ini, para peternak ikan di Dusun Boyolayar mengalami kerugian yang besar.

Total ada sekitar 5 ton ikan milik saya yang harus dipanen lebih dini. Sebagian sudah mati, sebagian masih hidup. Ikan yang masih hidup terpaksa saya panen lebih dini karena khawatir ikut menyusul mati,” jelas Wahyuni, istri dari Sukarno (peternak ikan).

Ikan yang masih hidup, dijual dengan harga lebih murah. Para peternak ini biasanya akan menjual ikan hidup seharga Rp35.000-Rp40.000/kg dan tergantung ukuran besarnya ikan. Namun, kini karena ikan sudah pada mati, mereka menjualnya rata-rata seharga Rp20.000/kg.

Wah, sangat merugikan sekali ya Disasterizen akibat yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini. Semoga pertenak kita ini dapat mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat sehingga kejadian ini dapat teratasi. (MA)

Sumber : Joss.co.id

Dipost Oleh Mutia Allawiyah

Hello, Disasterizen! It's me Mutia. I'm a content writer at Siagabencana.com. I'll provide information about natural disaster preparedness. Nice to know you guys, cheers!

Tinggalkan Komentar